Wisata alam Dieng

Suasana kota dan kegiatan sehari-hari sangat membebani hidup kita. Untuk itu ada saatnya kita membebaskan diri dari berbagai masalah kehidupan. Berwisata ke tempat yang sejuk dan asri adalah pilihan yang baik. Selain refresing juga dapat melihat keindahan alam yang masih asri. Anda dapat pergi beramai-ramai maupun pergi sendiri untuk memenangkan diri atau agar jadi mandiri. Salah satu tujuan wisata yang menarik adalah dataran tinggi Dieng di Jawa Tengah. 


Dieng Berada di wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo, kurang lebih 30 km dari kota Wonosobo. Dataran tinggi Dieng terletak di barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing. Berada di ketinggian 2.093 mdpl, dataran tinggi Dieng Wonosobo memiliki udara yang sejuk lengkap dengan kabut saat matahari tidak muncul di langit. Dengan kisaran suhu 15 sampai 20 derajat Celcius, Dieng Wonosobo memiliki beberapa tempat wisata yang sayang untuk Anda lewatkan. Berikut beberapa tempat wisata yang menarik dikunjungi:


1. Telaga Warna
Telaga warna adalah salah satu landmark dari wisata Dieng Wonosobo. Nama Telaga Warna diambil karena telaga ini memiliki warna yang berbeda-beda. Telaga Warna ini memiliki legenda tersendiri. Menurut legenda warga sekitar, warna yang muncul di permukaan telaga tersebut karena zaman dahulu kala ada cincin milik bangsawan yang jatuh ke dalam telaga tersebut.


Secara ilmiah, warna yang berbeda dari telaga tersebut karena adanya pembiasan cahaya pada endapan belerang di dasar telaga. Dominasi warna dari telaga ini adalah hijau, biru laut dan putih kekuningan. Jika ingin melihat keindahan warna dari telaga, Anda dapat mendaki ke puncak bukit yang mengelilingi telaga tersebut. Di daerah tepian telaga, terdapat balkon yang dapat digunakan untuk duduk bersantai menikmati keindahan telaga ini.

2. Kawah Dieng
Pegunungan tinggi Dieng banyak mengandung belerang. Tidak heran banyak kawah-kawah yang masih aktif dan mengeluarkan bau belerang yang kental. untuk itu disarankan anda membawa masker bila pergi ke kawasan kawah. Salah satu kawah yang dijadikan tempat wisata adalah kawah Si Kidang. Pemandangan di sekitar kawah ini sangat indah, dengan perpaduan antara bukit hijau dengan batuan kapur putih. 


3. Bukit Sikunir


Sudah jauh-jauh ke pegunungan pastinya ingin melihat indahnya sunrise bukan? Tenang anda bisa mengunjungi Bukit Sikunir. Bukit Sikunir terletak di Desa Sembungan yang merupakan desa tertinggi di Jawa Tengah. Bukit Sikunir berada pada ketinggian 2.200 mdpl. Dinamakan bukit Sikunir karena bukit ini banyak membuat wisatawan ketagihan berburu sunrise. Warna sinar matahari yang kekuningan seperti kunir membuat masyarakat setempat menamainya sikunir. Kunir adalah bahasa Jawa dari kunyit.

4. Candi Dieng
Candi yang terletak di dataran tinggi Dieng ini merupakan Candi Hindu, candi disini mengikuti bentuk candi di India dengan ciri khas arca dan relief yang menghiasi bangunan candi. Hal ini juga membuat Dieng dikenal sebagai tempat yang kental akan spiritual. Adapun candi-candi yang terdapat di Dieng diberi nama sesuai dengan tokoh Mahabarata. seperti Candi Bima, Arjuna, Gatot Kaca, Srikandi, dan lain-lain.


Berwisata ke Dieng ini tidak memakan banyak biaya, Untuk mengunjungi ke-empat tempat wisata tadi anda hanya perlu membayar tiket masuk sebesar Rp. 15.000. Hasil dari penjualan tiket ini kemudian digunakan untuk pemugaran candi-candi lainnya sehingga daerah jadi mandiri dan tidak perlu lagi menunggu dana dari pusat. Sedangkan untuk akomodasi dan penginapan juga sangat terjangkau. Transportasi dapat digunakan kendaraan pribadi maupun menggunakan bus. Untuk tarif bis sendiri hanya Rp. 10.000  hingga Kota Pekalongan selanjutnya dapat menggunakan kereta api menuju daerah masing-masing. Penginapan yang ditawarkan sangat beragam, mulai dari hotel, home stay hingga bumi perkemahan. Tarifnya pun tidak mahal hanya sekitar Rp. 100.000 / malam dengan fasilitas yang nyaman. 


Makanan disini juga beragam, namun karena udara yang dingin makanan yang hangat sangat nikmat dimulut. Di Dieng juga banyak dijajakan cemilan kentang, baik diolah dengan digoreng atau pun direbus. Sebab kentang Dieng merupakan hasil bumi yang terkenal dan digemari. Sebagian besar besar profesi masyarakat disini juga merupakan petani kentang.  Untuk cindera mata anda dapat membawa pulang manisan carica khas Dieng atau kentang Dieng.

Jadi tunggu apa lagi, segera datang lalu rasakan sendiri kesejukan dan keasrian dari dataran tinggi Dieng ini. Dengan udara yang sejuk, pemandangan yang indah dan keramahan penduduknya membuat pikiran anda kembali fresh.

Tulisan ini disumbangkan untuk jadi artikel situs jadimandiri.org

Comments

Popular posts from this blog

Keadaan Lingkungan Saat Ini

Potensi Gas Alam

Kepedulian BUMN untuk Warga Bengkulu